Sabtu, 12 April 2014

apapun selalu berubah

Pengen nulis. Tapi nggak tau apa yang mau di tulis. Yang ada, hanya kalimat-kalimat tanya yang silih berganti melintasi otakku. (bahasaku kok jadi kayak sok-sokan penulis novel gini)
Oke. Otakku udah nangkap satu kata. Dimana kata itu bisa jadi beratus-ratus kata kalo aku yang certain. Kata itu adalah I-R-I .. dan yap, kita tau sendiri kita sebagai makhluk Tuhan nggak boleh punya rasa iri. Kadang aku bingung, kalo iri di dalem hati itu apa ya itu udah dosa ya? Kayaknya sih iya ._. *maafin baim Ya Allah. Tapi aku gak tau juga ini disebut iri atau enggak.
Aku kuliah di kebidanan. Di Surabaya dan notabene jauh dari tempat tinggalku (Jember). Jauh dari temen-temen yang udah aku kenal lama. SD, SMP, SMA di Jember. Dan tiba-tiba kuliah di Surabaya dimana itu berbatas dengan waktu sekitar 4-5 jam.
Disini aku juga punya temen. Iya. Dan kebanyakan perempuan. Di jember, aku juga punya temen. Tapi nggak tau kenapa. Rasanya yang di jember jauuuuuhh banget. Udah seneng sendiri sama temen-temen lainnya. Seneng liat kalian bahagia :)
Apa ini namanya adaptasi? Mereka nggak perlu lama-lama beradaptasi. Mungkin aku yang harus beradaptasi.
Ah, entahlah. Ini hanya kalimat geje di tengah malam.
-lupakan-

Yang jelas kehidupan itu selalu berubah. Kamu nggak bisa memaksanya untuk terpaku diam menurutimu. Manusia juga selalu berubah-ubah. Dan manusia harus selalu bisa beradaptasi. And ...

"everyday is a new day"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar